Anniversary ♥

Daisypath Anniversary tickers

Selasa, 18 Desember 2012

what's your wed'theme?

Buat para bride, kamu boleh lempar saya pake sendal jepit Swall*w kalo kalimat saya ini salah:
"Every bride-to-be has her dream wedding".
bener gak? :D

tentunya ingin sesuatu yang terlihat berbeda dan memiliki kesan tersendiri pada hari pernikahan. dekorasi pernikahan tentu menjadi bagian penting untuk dapatkan pernikahan impian kamu bukan?
pelaminan harus terlihat menarik, mengingat di tempat inilah kedua pengantin lebih banyak menghabiskan waktunya di hari pernikahan. Dan tentunya menjadi objek penting dalam dokumentasi, hehe

Misalnya, kamu berencana melakukan pernikahan ‘Go Green’ maka biasanya memakai bunga berbahan daur ulang untuk dekorasi, atau memilih lilin-lilin sebagai pengganti bunga.

















atau dekorasi yang lebih romantis dramatis seperti Latern, efek dramatis bisa didapatkan ketika menambahkan pencahayaan lampu dalam pesta pernikahan.













dan akuu.. sampai saat ini, masih suka warna-warna salem kalem sweet. yang terlintas di benak adalah temaa..
      eing...
                   ing..
                           eng..

                                   SHABBY CHIC

Apa itu shabby chic Wedding? 

kamu mungkin mengenal vintage wedding, retro wedding. nah Shabby chic merupakan salah satu "aliran" dalam design interior dengan salah satu cirinya antik, stylish dan feminim.
shabby chic memadukan warna-warna pastel. Misalnya, biru, pink, hijau, atau bahkan gold (asalkan warnanya lembut).
hiasan tambahannya itu dekorasi antik namun tetap stylish, seperti vas bunga antik untuk hiasan centerpiece.









untuk undangan, maunya tetap memilih warna pastel, dengan tambahan hiasan pita berbahan lace sebagai pemanis.
suka banget sama warna pelaminannya
Aawww..makin ga sabaar :)
kalau ada yang belom jelas, boleh klik link berikut sebagai referensi :)

L

Senin, 17 Desember 2012

H-5 Lamaran ❤¸¸.•*¨*•♫♪

ibarat pepatah, kejarlah ilmu sampai ke negeri cina.
maka pepatah kita berbunyi...
kejarlah cincin sampai ke cikini *ngook

Sumpeh serapeh deeehh bo', cari cincin tuh susahnyaa minta ampun, bukan karena nyari tokonya sih (walopun sempet nyasar puter2 cikini 3x, peace mas i :D )
tapi lebih ke selera dari modelnya. udah cocok sama modelnya, tp ga sreg sama warnanya yang terlalu kuning. ok sama modelnya, eh ga cukup di jari *dying*
finally baru ketemu cincin yang sreg di hati, sreg di jari dan sreg di kantong(eh iya ga ya?) itu jam 5 kurang, dan toko-nya itu tutup jam 5 aje gitu! jadi paham kan gimana layanan dari sang penjual klo buru2 udah mau pulang.. tapi Alhamdulillah..semua tetap di syukuri, paling engga kita masih dapet penjual yang mau berbagi masukan, dan ga sia2 jalan jauh ke cikini :)

emang sih cincin cuma buat simbol aja, bukti bahwa mas i dan keluarga pernah meminang, jadi orang luar pun tahu bahwa aku statusnya sudah ada yang punya, dan pria bisa jaga jarak sedikit :D
aku sebenernya minta simbolnya kebaya+kain aja sama si mas, karena emang tradisi di keluarga, biasanya pihak lelaki kasih sandang ke pihak perempuan. tapi si mas teteup mau kasih emas, katanya sebagai gift.
okelah saya pasrah :P

sekarang tinggal ngitung hari, H-5 acara lamaran.. update status dulu yuuukk..

[kondisi jiwa: mulai keder!]
antara keinginan dan kenyataan saya saling tidak mendukung, tolooooongg!!

[pakaian: 60%]
♣ kebaya aku: masih di penjait, baru bisa fitting dan diambil tanggal 19 desember
♣ beskap mas I: sudah aman dirumah.

cuma agak sebeell sama griya pengantin tempat kita sewa beskapnya, jadi seminggu sebelumnya aku udah booking beskap marron bordir ukuran L3, cuma emang belum DP karna mba yg jaga ga tau harga DPnya, dan si empunya lagi ada acara mantenan. hari ini dapet kabar kalau beskap yang udah aku booking ternyata mau dipake acara tanggal 20 di Bogor, daan kemungkinan baru dibalikin tanggal 21 dengan riwayat belum di laundry, hadeehh.. akhirnya diputusin sewa ukuran L2 aja, PR-nya sekarang cuma satu, bantu si mas push up dan sit up.. hahahaha

[dekorasi: 40%]
karena ukuran rumah yang mungil, jadi rencananya ga ada kursi (lesehan.com), dan tanpa tenda. jadi semua tamu bakal masuk ke dalam rumah.. jadi yang disiapin paling cuma karpet, speaker sound :D

[catering: 40%]
walopun nyokap hobi masak, tapi untuk acara yang satu ini kita serahkan sama catering aja cyin, karna nyokap bakal lebih sibuk persiapkan rumah dan mental *eh
tadinya mau pakai catering deket rumah, cuma kemarin nyokap baru update lagi kalo nanti bakal pakai catering temennya yang di bekasi.. hooo oke sajalah..
palingan sekarang tinggal mikirin aja makanan pelengkap macem dessert n buahnya apa..

[seserahan: 60%]
cincin udah done, box seserahan udah dibeli, kue2 seserahan balik udah di list- tinggal waktunya belinya sekitar h-1 aja. teruuss.. nanti aku intip list nyokap dulu ya :D

[susunan acara: 65%]
sampai saat ini sih belum ada rapat keluarga, soalnya bulan desember ini keluarga besar lagi diperhatiin banget sama yang diatas. keluar masuk rumah sakit bergantian tiap kelurga, rasanya sedih banget..hiks
jadi untuk obrolan lamaran dilakukan di rumah sakit, dan tiap minggu dirumah sakit yang berbeda.. :'(
untungnya ada BBM *no promote* jadi kurang lebihnya acara bisa dibahas di grup family *hugs*
dan inilah update beberapa panitia-nya (yang lain nyusul):
MC: tante Wiwid, fotografer: Kak Surya, Make Up: Lik Dian, Jubir: Mbah Dudin, Seksi Makanan: tante Endang&tante Susi, selebihnya pembagian jobdesk dan pembacaan rundown masih di buat lagi :D

Bismillah dulu ah..

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

L

Seucap tentang Pernikahan..

Kali ini aku mau sharing soal pemikiran-ku ya, boleh? :D
awalnya karena banyak banget pertanyaan ke aku tentang "emang udah yakin?" ,"kok cepet2 nikah sih?" dan berbagai pertanyaan serupa serumpi..
♥ this quotes, create your own idea at http://www.iloveheartstudio.com/?source=kcs
Hmm..dulu, saat aku di posisi mereka pun, aku ‘refleks’ bertanya hal yang sama temenku yang menikah di usia yang terbilang muda menurut aku..sekitar umur 21 saat itu.. dimana aku masih berjuang untuk lulus kuliah, masih doyan main-main sama temen2. Dan berbanding terbalik melihat temanku yang lagi sibuk mempersiapkan pernikahannya..
memang sih, kalo diliat calon pria-nya bisa dikatakan mapan, dan siap lahir bathin untuk menikah. tapi tetep aja pertanyaan2 "kenapa", "kok bisa" dan lainnya terus ngalir, hehe
belum lagi melihat gimana temanku sedang sibuknya mengurus buah hatinya, menunda bekerja di usianya yang muda sampai rela jadi ibu rumah tangga setelah wisuda..

Daan sekaraaaang.. aku berada di posisi yang sama, di posisi temanku tersebut walaupuuun ga memutuskan jadi ibu rumah tangga, hehe
maka aku pun punya sudut pandang yang berbeda lagi ;)

Saat kuliah, aku seperti anak kebanyakan (rasanya).. kuliah, main bersama teman, kumpul bersama keluarga, atau pacaran.. walaupun pada akhirnya aku lebih memilih untuk fokus kuliah dan kerja paruh waktu, tapi aku tetap  menikmati hal itu.. planning aku saat itu (rasanya – again.) sudah sempurna dan rapih. Lulus kuliah, aku ingin bekerja sekitar 2-3 tahun, mengambil S2, lalu menikah (jika sudah berjodoh).. dan tentunya tetap menjadi wanita karir setelah menikah.. yaaah standard, tapi aku menyusunnya berdasar skala prioritas sendiri (saat itu).

Semua rencanaku masih tetap pada jalurnya sampai melamar pekerjaan, tapi kemudian berubah beberapa bulan berselang, semenjak aku menjalin hubungan dengan Mr. I di kantor..
Aku memang punya tekad untuk mempunyai hubungan yang serius, tidak hanya sekedar pacaran..yaah singkatnya, mencari calon Imam untuk keluarga aku nantinya.. tapi tidak pernah terpikir akan secepat itu sih..

Awalnya sempat takut, karena aku paham sekali, saat itu (sampai saat ini sih, hehe) aku masih ingin menikmati dunia kerja yang baru aku masuki.. Aku juga masih terlalu senang berada di sekeliling teman-teman.. dan  khawatir, aku belum bisa berbagi waktu antara pekerjaan, keluarga, teman dan pacar.. tapi aku salut dengan semua pemikiran Mr. I yang akhirnya merubah sudut pandang aku.. kedewasaannya, membuat aku yakin, bahwa hubungan kami bukan sesuatu yang harus ditakuti untuk dimulai..

Kalau ditanya yang membuat aku yakin itu apa, aku akan jawab : Mr. I dan orangtua aku.. yah karena kalau saat itu aku bertemu dengan orang lain, mungkin aku tidak akan seyakin ini untuk menikah.. Pribadi dan pemikiran Mr. I – lah yang  membuat aku yakin.. lalu, orangtua aku, Tidak ada yang bisa menandingi feeling orangtua..
Naluri seorang Ibu itu ibaratnya sarat akan doa dan restu, maka aku yakin sepenuhnya dengan apa yang Ibu-ku bilang baik untuk aku.. kakak perempuanku juga tidak kalah kuat firasatnya, sejatinya dialah yang pernah merasakan pernikahan, memilih pasangan hidup untuk berumah tangga dengan pria yang seperti apa..

Dan, kenapa cepat sekali prosesnya? karena menurut Mr. I, untuk apalagi ditunda kalau hanya akan menimbulkan fitnah? Dan kedua keluarga kami pun sudah terlihat cocok dan tanpa hambatan saat proses perkenalan.. jadiii..BISMILLAH saja! Hihi.. Apalagi si Nadine sudah cukup pantes punya temen bermain dirumah.. hehe..

kalo di flash-back ke belakang, sebenernya Mr. I diluar standar type aku, *ups maksudnya bukan sombong nih. Tapi secara Physicly aku menyukai pria yang bertubuh subur dan tidak berambut cepak.
untuk characteristic, terkadang Mr.I terlalu cuek dan sedikit panikan.

Tapii..kalau terus dicari pasangan yang cocok dan klop 100%, yah ga akan pernah ada habisnya.. mau ini dan itu, harus bisa ini itu, pengen-nya yang begini begitu..tapi nantinya di saat kita di usia tertentu, akan ada masanya semua kriteria yang kita jabarkan mengenai pasangan ideal hanya akan tersisa 2-3 kriteria.. entah pasrah atau kepepet..hehe
Tapi yah sifat dasar manusia tidak pernah puas, harus diimbangi dengan sifat lainnya : pengertian..
Mengerti dan paham bahwa kita harus berusaha menyesuaikan apa-apa yang tidak sesuai agar semuanya baik bagi semuanya.. Kita sendiri, pasangan, keluarga dan terutama anak-anak kita nantinya..

Kalau aku, merangkum semua kriteria yang aku inginkan dan beririsan dengan pribadi Mr. I : menjadikan aku pribadi yang lebih baik dan berfikir positif.. yah sepertinya sesederhana itu yang aku peroleh dari hubunganku dengan Mr. I.. Jika tidak demikian, mungkin aku tidak ada di titik ini.. walaupun di dalamnya, banyak A-Z proses yang kami lewati..
Mengenai terlalu cepat menikah, bagi aku akhirnya tergantung individu masing-masing.. seberapa cepat bagi siapa? Bagi mereka yang sudah mapan misalnya, menikah mungkin tujuan berikutnya setelah karir.. Atau bagi mereka yang memang ingin menikah muda, yah mungkin lulus SMA atau kuliah lalu menikah, tidak terbilang cepat.. Jadi, terlalu cepat bagi siapa sebenarnya yang menjadi masalah?
Tapi bukan berarti aku menyudutkan prioritas orang lain, yang menjadikan pernikahan ada di list nomor sekian mereka.. Been there! aku pun sekarang harus menyusun ulang kembali skala prioritas-ku dalam hidup.. dan tentunya, S2 tetap aku masukkan di antaranya, walaupun sekarang telah bergeser :D

Intinya, jangan pernah takut dan mempertanyakan "aku ini kemana saja?", saat melihat teman-teman kita banyak yang telah menikah dan mempunyai anak.. Semua ada masanya, yang diperlukan itu keikhlasan.. Ikhlas saat harus sedikit menurunkan ambisi pekerjaan dan memulai membagi waktu ‘mencari’ pasangan hidup misalnya.. Atau ikhlas, saat yang ditemukan, adalah pasangan yang tidak 100% sesuai keinginan, namun kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik saat bersama dia.. Oia, lebih banyak toleransi! Sama diri sendiri, pasangan dan keluarga! Yang terberat adalah toleran sama ego diri sendiri.. Karena apa-apa yang diinginkan pasti lebih banyak yang subjektif jatuhnya..

Dan kalau sudah ada di titik persiapan seperti sekarang, kata orang, pasti banyak ‘setan’ yang bikin kita mempertanyakan lagi keputusan kita..  Bagi aku, selama itu bukan dari faktor orang tua dan keimanan, aku rasa itu hanya ‘bumbu’ kecil.. jadi enjoy aja yaaa teman-temaan.. ☺ Bismillah, doa, sholat, dan tawakal, Insya Allah kalau memang ada yang ‘salah’ sama keputusan kita, pasti ada aja hambatan besar yang tidak bisa ditolerir.. asaaall, jangan hal-hal kecil dibesar-besarkan yaaa.. ☺
Hmm kira-kira demikian pemikiran aku..maap yee kalo nulisnya kesana kemari..jelas gak jelas..anggep aja jelas deh yaaaa :p

kembali ke persiapan  lamaran duluuu...yuk mariiiiiii.......

L

Senin, 10 Desember 2012

Long Journey

Kemarin tanggal 09 desember 2012, tepat 6 bulanan hubungan kita, aku ajak si mas i ke-2 tempat terpenting..
1. makam Ayah
2. rumah Mbah Dudin di cibinong (adik kandung mbah putri-ku)
si mas sih ho'oh2 aja aku ajak jalan-jalan, padahal dy gatau jaraknya dari ujung ke ujung dunia *buahahahasem

Sekitar jam setengah 9 pagi, aku ibu dan mas cabcuss dari rumah. makam Ayah itu ada didaerah tegal Alur-Cengkareng. perjalanannya sih ga macet2 banget, tapi sepanjang jalan ngantuknyaa supeerbbb. dan mendadak nyesel duduk sebelahan sama si Mas, yang ga bisa kalem kalau liat orang merem dikit =,=
sampe makam ayah sekitar jam 11, suasananya langsung berasa beda banget soalnya yang di bawa si Mas, dan Ayah belum pernah ketemu dy. tapi walopun belum pernah ketemu, Insya Allah setiap doa yang terucap mengalir pula restu Ayah untuk hubungan aku dan si Mas i. Aamiin ☺

Setelah dari makam Ayah, lanjoot meluncur ke cibinong.. panas, macet, ngantuk.. tp herannya senyum si Mas i teteuup aja ada, aah seneng bangetlah pokoknya punya laki ga banyak ngeluh gt :*
jadi rumah mbah yang mau kita datengin itu, buat minta kesediaan waktu untuk menjadi perwakilan keluargaku, soalnya mbah yang satu ini jam terbangnya udah tinggi banget, trus ga 'kaku' harus berprinsip sama adat, dan gahul lah pokoknya..hihihi

sampe sana, langsung obrolin tujuan dan maksud kita dateng kesitu, Alhamdulillah si mbah seneng soalnya dulu pernah berpesan sama aku buat ga lama-lama pacaran sama yang ini (mas i).
awalnya sih aku panas dingin, soalnya langsung ditembak pertanyaan sama sih mbah:

"pihak keluarga lelaki pasti nanya kapan tanggal nikahnya, sebaiknya mulai sekarang kamu siapin biar besok kalau ditanya udah tau jawabannya. minimal tau tahunnya dulu, lebih baik sama bulannya, lebih baik lagi ada tanggalnya"
JEDEERR!!
iya sih, sejauh ini aku terlalu sibuk mikirin acara lamaran, bikin persiapannya. pernah terlintas mungkin sekitar akhir tahun depan aja, tapi banyak yang ga setuju.. artinya banyak yang doa-in kan? hiks hiks..

tapi bagian yang paling bikin hepi tuh, waktu si mas i ditanya sama si mbah:
mbah dudin : "nak iw**, kamu sudah siap menikah, memang tau apa saja rukun nikah?"
mas i: *nyengir pamer gigi

mbah dudin : "kalau sudah menikah itu, biasanya orang-orang suka ngucapin selamat menempuh hidup baru, artinya kita akan memasuki kehidupan yang baru, kalau dulu L jadi tanggung jawab orang tuanya, setelah ijab qabul nanti semua akan jadi tanggung jawan mas iw. 1 perak rupiah pun yang mas i kasih untuk L akan dicatat oleh malaikat. setelah menikah nanti harus siap jadi orang tua, kamu tau 5 kewajiban orang tua?"
mas i: "hmm.. (muka polos kaya anak kecil kepergok jajan permen)"

mbah dudin : "menurut Nabi, ada 3 peristiwa dalam hidup yang mempengaruhi kehidupan. Kelahiran , Pernikahan dan Kematian.
kita pasti tidak tahu bagaimana kita terlahir dimana, kapan dan dari orang tua yang mana, saat lahir kita datang ke dunia dengan menangis, tapi orang tua dan orang sekeliling kita bahagia.
lalu pernikahan, peristiwa sudah hidup masih diberi kehidupan lagi, yang tadi mbah bilang banyak yang mengucapkan doa selamat menempuh hidup baru. melahirkan generasi, membuat keluarga baru.
kemudian kematian, kematian dan kelahiran memiliki kemiripan.. saat kematian, orang-orang di sekeliling kita yang menangis kesakitan seperti peristiwa kelahiran, namun diri kita tersenyum bahagia."

mbah dudin: "setelah proses lamaran, hukumnya tidak boleh mendekati/membuka hati untuk lawan jenis. karena setelah lamaran itu artinya kita telah berjanji, jika ada yang mencoba untuk bersama yang lain berarti termasuk golongan orang munafik, yaitu Jika berbicara berdusta, jika berjanji tidak menepati, dan jika dipercaya dia berkhianat

Subhanallah.. indah banget pesan-pesan dari mbah Dudin, untuk mengeluhnya aku karena capek dan jauhnya perjalanan tadi untuk menuju kerumah mbah itu rasanya ga sepadan sama nasihat yang diberi mbah. Terima Kasih banyak ya Mbah Dudin☺

hmm..kayaknya mesti sering-sering bawa mas i kerumah si mbah nih biar ilmunya makin bertambah tentang pernikahan dan kehidupan selanjutnyaaa.hihi :D hihi :D


L

Jumat, 07 Desember 2012

indeed humble by the love

Dear Mas,
Siapakah aku bagimu?
Karena bagiku kau adalah segalanya, segala yang menggantikan tiada menjadi ada.

Sejak kamu mulai berani menyapaku kala itu.
Sejak senyummu yang pertama kali termekar untukku.
Aku simpan dalam-dalam bisikan hati yang mulai menjerit.
Menguap, menyatu dalam gumpalan rindu.
Membuatku mencuri sang waktu hanya 'tuk berkaca pada matamu.

Bahwa aku tak lagi malu untuk meminjamkan senyumku.
Dan tak lagi bersembunyi untuk berjalan ber-iringan dalam banyak koridor bersamamu.

Thank you, im so grateful for painful changes, bumpy relationship, bad days, wonderful support, great conversations and everything else that helps me grow when i'm with you☺

untukmu, Mas I.. yang kini menjadi pengisi scenario perjalananku..
i Love you

L

Rabu, 05 Desember 2012

meet the parents

Seperti yang udah pernah aku posting disini , aku  pernah cerita tanggal 04 November keluarga mas I dateng ke rumah buat perkenalan keluarga, nah kali ini mau aku coba sharing gimana nuansa acaranya kemarin..
tgl 03 november aku ke rumah sih Mas I dulu buat ketemu sama keluarganya, soalnya ini pertama kali aku temu pandang sama mamah-bapaknya :D
dag dig dug dweer ser ser-an gimanaaa gitu kalau mau ketemu calon (insya Allah) mertua, hehe
Tetep di Syukuri, walopun akunya kebanyakan cengengesan tapi keluarga mas welcome banget ☺

Jam 7 malam tanggal 4 november, keluarga dari temanggung mendarat sampe rumah..
keluarga mas I
salam perkenalan
Dari pihak keluargaku, yang ikut serta cuma adik-adik dari keluarga Ibu aja, dari keluarga ayah ga ada yang hadir karena emang bukan acara resmi, jadi aku mikirnya nanti aja kalau lamaran baru undang banyak orang *big green*
Nah kalau dari keluarga si mas yang hadir sekitar 9 orang, tapi semua cuma dari keluarga Bapak-nya.

Acara dibuka dari pihak keluargaku dulu, Oom Aan.. 30menit pertama masih suasana ramah tamah emang agak kaku sedikit, dimulai dari perkenalan urutan keluarga dari mbah, urutan keluarga inti aku, trs dari keluarga mas juga memperkenalkan seluruh keluarganya yang hadir dan tidak hadir. eeh lama-lama malah berbalas pantun, si mas pun ikut2an nyumbang #doh!..

Bapaknya si Mas : "Insya Allah bulan depan tanggal 23 desember saya ada undangan pernikahan dari kerabat, jadi rencananya mau ke Jakarta lagi. semoga bisa sekalian datang kesini, kembali keluarga serahkan lagi ke Mas i dan Mbak L"
Mas I : iya, saya maunya juga secepatnya, sesuai pantunnya.. ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus.
Seluruh keluarga : *ngakak :))
Aku: ... #pingsan



ciee..kalem amat mas :D
           ----------- meet the parents ---------------

Mudah-mudahan dengan acara perkenalan ini selain mempererat tali silaturahmi diantara keluarga pun demi mengenal karakteristik dari kedua belah pihak dan juga untuk mengetahui keadaan keluarga…semoga nantinya jika memang  الله meridhoi dapat menjadi keluarga yang sesuai dengan koridor agama.

Aamiin yaa Rabbal Allamin ☺

L

Senin, 03 Desember 2012

Goodbye Lovember, Welcome Nicember

Ga ada yang lebih disyukuri daripada sehat lahir batin buat akhir bulan ini. soalnya banyaak bgt planning yang harus di realisasikan. dimulai darii..

30 November 2012
Dapet jadwal Ability test buat bank Mandi*r*i lokasi di S*H*L Indonesia daerah Senopati jam 2 siang, kepala nyut2an ngatur jadwal buat ijin ke bos. Jadi terpaksa minta ganti shift jaga malem buat closing bulanan.
Alhamdulillah di Approve #thanks pak :D
Jam 12 siang mulai cuzz kearah senopati, nyampe tepat jam 2 siang langsung di cekokin beratus2 soal psikotest, kelar jam 5.30.
Dan demi ngejar nyampe kantor jam 6, jadinya aku naik ojek di keramaian rintik ujan (hiks! orang dodol macem apa aku becyek2 nekad ngojek).
finally sampe kantor lanjut closing sampai jam 10 pagi, sempet ditemenin Mr.I sampai jam 2 pagi (makasih yaa )

01 Desember 2012
Udah taken janji sampe tanteku (panggil Ledy) buat cari sewa kebaya+beskap untuk acara lamaran nanti. dan sampailah di daerah Pejanten.
♣ Nama vendor: Diamond Wedding.
niat tema warne buat lamaran nanti Merah/Maroon, makanya mataku langsung tertuju sama kebaya-kebaya yang nuansa itu aja, jd yang lain ga di tengok *ngookk*
cuma pas pilah pilih kebaya nemu 2 buat di compare.
- Kebaya 1: kombinasi Pink-Hijau (sorry no photo :D) kebaya-nya sih cantiik warnanya, cuma karena nanti acaranya mau siang, jadi kayaknya terlalu gonjreng kalau pake warna kombinasi ini :(
- Kebaya 2: Marron-Cream, pas dicoba bagian tangannya ng-gantung banget T_T padahal warna+ukuran udah ok. nah buat beskapnya, karna Mr.I ga ikut aku buat fitting jadinya pinjem badan sepupuku, Ibnu. badan sih ga beda jauh, paling cuma perut yang agak buncit dikit, hahaha *piss

Setelah fitting, aku lanjut ke MM bekasi, niat nya cm nemenin sepupu beli HP, yaa skalian cuci matalah.. dasar wanita yaa, biar badan udah remuk redam karena belom tidur, tapi hayok wae diajak ke mall :P
sampe rumah jam 6 sore, shock liat banyak sodara yang dateng dan diburu pertanyaan "cie yang mo  married, emang udah siap?" , "nikah tuh gini..gitu.." aaiishh.. bikin galau banget, langsung aku kabur aja keatas, bobo a.k.a hibernasi :D

02 Desember 2012
Udah janjian sm Mr. I minta ditemenin cari box buat acara lamaran, eeh si mas ganteng datengnya malah jam 1 siang, mau ngomel udah disuguhin senyumnya dy duluan, yaah udah deh aku-nya meleleh :D
jadi emang salahnya aku, punya rencana banyak ga di share ke si Mas.
♣ plan 1 : Cari kebaya+beskap (lagi.)
Nama Vendor: Herlina, Pondok Gede
ga nemu kebaya yang cucok, tapi nemu beskap yang oke buat si Mas, ada 3 pilihan warna, cumaa aku lebih prefer ke maroon.. dan si mas cakep juga setuju  *aahh seneeeng ☻

liat deh tuh, girang banget ga sih mukanya? hahaha
karena ga nemu kebaya buatku lagi setelah ke vendor yang kedua, akhirnya mutusin buat jahit sendiri aja kebaya-nya, jadi hari itu kita lanjoot ke pasar baroe.. sampe sana, mendadak pening liat bahan kebaya cakep2 banget..oh my, i'm in a heaven of various fabric ♫♪

Biasanya kalo beli kebaya bareng nyokap, dan kali ini cuma ditemenin sm si Mas, akhirnya cuma bisa MMS-an sama Ibu, tapi si Mas ngbantu banget buat milih-milihnya, dan agak-agak curiga dy mau bikin toko kain, soalnya dy yang banyak tanya sama penjualnya disana.. hehehe
aaand finallyy.. terpilihlah toko Mumbay Tekstil dengan bahan kebaya model brukat paris + kain batik maroon *joget-joget*

yaa biarpun ga dapet yang full-red, paling engga ada nuansa merahnya sesuai tema lamaran nanti..
aaakkk...i cant waaaiiit ☺

Kelar tawaf di pasar baroe, cuzz ke penjahit langganan daerah cipinang. dari rumah belom nentuin mau model apa, cuma pas sharing sama penjaitnya, enaak banget..langsung aja dapet ide mau diapain tuh kain 2,75m. akhirnya malah dijadiin 2 model kebaya..ihiiyy
♣ kebaya 1: ini yang dirancang buat lamaran nanti, jadi modelnya kancing belakang, fulled kancing sekitar 20biji, hahah repot deh make-nya nanti :D terus lehernya dibikin agak tinggi sedikit, panjangnya sekitar pinggul aja biar ga mirip pengantin :D
♣ kebaya 2: buat koleksi aja, jadi nanti lengannya pendek, leher model sabrina, dan warna pooringnya dibedain sama kebaya 1, biar ga keliatan kembarnya aja ntar..hehehhe
udah taken tanggal sama penjaitnya, tanggal 19 desember mau fitting buat kebayaku, ihiiyy makin ga sabaaar >:D<


L